Oleh: Ustadz Muhammad Na’im, Lc

Pertanyaan:

Mendengarkan mp3, lagu pop atau lagu religius (nasyid), itu boleh tidak ustadz? Dan misalkan melagukan syairnya, tapi tidak pakai alat musik. Boleh tidak? Tolong di jelaskan.

Irfan, 085740860xxx

Jawaban:

Mendengarkan musik dan lagu hukumnya haram karena telah diharamkan oleh Allah dan RasulNya. Dalam  Q.S Luqman: 6, Allah menyebutkan,

“Dan diantara manusia ada (orang) yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah”.

Berkata Ibnu Katsir rahimahullah : “Allah menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka. Yakni orang-orang yang berpaling dari mengambil manfaat dengan mendengar Kalamullah, dan mereka lebih tertarik untuk mendengarkan suara terompet, lagu-lagu, dan alat-alat musik sebagaimana perkataan Ibnu Mas’ud : “Demi Allah, yang tidak ada Ilah yang Haq kecuali Dia. (Yang dimaksud dengan perkataan yang sia-sia) adalah lagu-lagu”. Dan beliau sampai mengulangi tiga kali”.

Demikian pula pendapatnya Ibnu ‘Abbas, Jabir, Ikrimah, Sa’id bin Jubair, Mujahid, Makhul, ‘Amr bin Syu’aib, Ali bin Badzimah, Hasan Al-Bashri -radhiyallahu’anhum- dll.

Demikian pula sabda Rasulullah  : “Pasti akan terjadi pada umatku, beberapa kaum yang mereka menghalalkan zina, sutra, khamr, dan alat-alat musik”. (HR. Bukhari)

Dari dasar di atas, maka tidak dibolehkan mendengarkan nyanyian-nyanyian, lagu-lagu, dan alat-alat musik. Meskipun orang mengatakan bernuansa Islam. Sementara Islam sendiri berlepas diri dari itu.

Kecuali Syair-syair yang dibolehkan dalam walimatul ‘ursy, hari raya, dan dalam medan jihad.

Lihat penjelasan dalam Kitab Tarhim ‘Alatu Thorb karya Syaikh Al-Bani, Kitab Dzammul Malaahi karya Ibnu ‘Abbid Dunya, Taujihad Islamiyah karya Syaikh Muhammad Zamil Zainu, dll.

(Buletin Istiqomah Edisi No 21 Masjid Jajar, Solo Rubrik: Tahukah Anda?)