Rekaman Dauroh “Menciptakan Stabilitas Keamanan dan Kedamaian Bersama Pemerintah
May 20th
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah telah dilaksanakan Dauroh Kaidah dan Etika Dalam Amar Ma’ruf Nahi Mungkar “Menciptakan stabilitas keamanan dan kedamaian bersama pemerintah dalam naungan Al-Qur’an dan As-Sunnah” pada 29 Jumadhil Akhir 1433 H / 20 Me1 2012 M yang bertempat diMasjid Raya Al Falah Sragen dengan Pemateri Al Ustadz Usamah Mahri Lc

Berikut adalah link Download Kajiannya:
Semoga Bermanfaat Barokallahu Fiikum
Rekaman Kajian “50 Faedah dari Kisah Lukmanul Hakim”
May 18th
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah telah dilaksanakan Kajian Islam “50 Faedah dari Kisah Lukmanul Hakim” pada tanggal 26 Jumadats Tsaniyyah 1433 / 17 Mei 2012 yang bertempat diMasjid Ibnu Sina, RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan pemateri Al Ustadz Hanan Husain Bahanan

Berikut adalah link download kajiannya:
- 50 Faedah dari Kisah Lukmanul Hakim Sesi 1 | 17 mb
- 50 Faedah dari Kisah Lukmanul Hakim Sesi 2 | 2,7 mb
Semoga Bermanfaat Barokallahu fiikum
Sumber: Alklateniy
Agama Ini Adalah anNashiihah
May 16th
بسم الله الرحمن الرحيم
Oleh: Ustadz Kharisman
Hadits Abu Ruqoyyah Tamim:
عَنْ أَبِي رُقَيَّةَ تَمِيمٍ بْنِ أَوْسٍ الدَّارِيِّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدِّينُ النَّصِيحَةُ - ثَلاَثاً- قُلْنَا لِمَنْ قَالَ لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ (رواه مسلم)
“dari Abu Ruqoyyah Tamim bin Aus adDaari bahwasanya Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: Agama ini adalah an-Nashiihah –beliau mengucapkan tiga kali-. Kami (para Sahabat) berkata: Untuk siapa wahai Rasulullah? Rasul menjawab: untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, Pemimpin kaum muslimin, dan seluruh kaum muslimin” (H.R Muslim, Abu Dawud)
PENGULANGAN KALIMAT
Ucapan Nabi : “agama ini adalah anNashiihah” sebanyak tiga kali adalah berdasarkan riwayat Abu Dawud dan atTirmidzi, sedangkan menurut riwayat Muslim hanya disebutkan satu kali
MAKNA anNashiihah
AnNashiihah secara bahasa bisa bermakna :
- Memurnikan; membersihkan.
- Memperbaiki; menambal kekurangan (disarikan dari perkataan al-Khotthoby).
Rekaman Kajian “Meraih Keutamaan Berlindung dibawah Naungan Allah Subhanuhu Wa Ta’ala”
May 15th
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah telah dilaksanakan Kajian Ilmiyah Islamiyah “Meraih Keutamaan Berlindung dibawah Naungan Allah Subhanuhu Wa Ta’ala” pada hari ahad 13 Mei 2012 di masjid Al ‘Itishom Jakarta, dengan Pemateri Al Ustadz Abu Karimah Askari

Berikut adalah link download kajiannya:
- Meraih Keutamaan Berlindung dibawah Naungan Allah 1 | 13 mb
- Meraih Keutamaan Berlindung dibawah Naungan Allah 2 | 11 mb
- Sesi Tanya Jawab | 1,6 mb
- Nasehat yang Menggetarkan | 4,8 mb
Semoga bermanfaat Barokallahu Fiikum
Sumber: Rumah Belajarku
Menjaga Rahasia
May 10th
بسم الله الرحمن الرحيم
Oleh: Abu Umar Al Bankawy
Rahasia adalah perkara tersembunyi yang terjadi di antara diri kita dan orang lain. Menjaga rahasia adalah dengan tidak menyebarkannya atau bahkan sekedar menampakkannya. Menjaga rahasia hukum asalnya adalah wajib karena rahasia termasuk janji yang harus ditunaikan. Allah berfirman,
وَأَوْفُوا بِالْعَهْدِ إنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْؤُولاً
“Dan penuhilah janji, karena sesungguhnya janji itu akan ditanyakan.” (Al Isra’: 34)
Membedakan antara Rahasia atau Bukan
Sebuah perkara adalah rahasia atau tidak bisa kita ketahui dari berbagai cara:
- Dengan ucapan, yaitu seseorang menceritakan sesuatu kepada Anda, kemudian dia berkata, “Ini rahasia ya, jangan sampaikan kepada yang lain.”
- Dengan perbuatan, misalnya seseorang menyampaikan sesuatu kepada Anda secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi, tidak ingin ada orang yang tahu. Maka ini pun merupakan rahasia yang harus dijaga.
- Dengan melihat kondisi. Yaitu dengan memperhatikan apakah perkara yang dia katakan itu akan membuat dirinya malu nanti apabila disampaikan atau disebarkan kepada orang lain, maka ini pun dianggap sebagai rahasia.
Bila kita sudah tahu bahwa perkaranya adalah perkara rahasia, maka tidak halal bagi kita untuk menyampaikannya kepada orang lain.













Dari Pengunjung